KAMUS KARATE
ISTILAH UMUM :
Budo Cara perang (bela diri)
Budoka Orang yang belajar seni perang (bela diri)
Bushido Cara dari pahlawan/pejuang (kode hormat dari samurai)
Dai Lebih besar, besar
DAN Tingkatan dalam sabuk hitam
Deshi Murid
Do Jalan, cara
Doji Simultan, bersama
Dojo Tempat latihan
Dojo-kun Peraturan tempat latihan
Embusen Garis pergerakan (dalam KATA)
Enoy Semangat persiapan
Fudokan “Pondasi rumah kandang kuda”
Gasshuku Latihan bersama (= penyeragaman teknik)
Gi Seragam
Gohon Kelima
Gohon kumite Pertarungan (kumite) lima langkah
Go no sen Membiarkan diserang dahulu dgn tujuan untuk membalas
Goshin Bela diri
Hai Ya
Han Setengah
Hanmi Menghadap ke depan (45 derajat, didepan lawan)
Happo kumité Kumite melawan beberapa lawan dari berbagai arah
Hara Perut; bagian tengah dari tubuh
Heiko Keseimbangan
Hombu Dojo utama/inti
Hyosh Penentuan waktu / irama
Iee Iie Tidak
Jikan Waktu
Jiyyu kumite Pertarungan (kumite) bebas
Jutsu Seni, kemampuan
Ka Pelajar, siswa
Kamae Postur
Kamaete Bersiap
Kan Aula
Kara Kosong
Karate Tangan kosong
Karate Do Cara karate
Karateka Orang yang belajar karate
Karategi Pakaian karate
Kata Bentuk latihan (=jurus); bahu
Ki Kekuatan bagian dalam
Kiai Teriakan semangat / peledakan energi
Kihon Dasar
Kihon ippon kumite Teknik dasar suatu pertarungan (kumite)
Kime Pemusatan semua kekuatan di satu titik dgn suatu teknik
Ko waza Semua ilmu tentang teknik tangan
Kohai Yunior; adik seperguruan
Kokyu Pernafasan
Kumite Pertarungan / pertempuran
Kun Sumpah / peraturan
Kyu Rangking; tingkatan
Ma ai Jarak
Makiwara Papan lentur (=Papan dililit tali jerami & ditanam ke tanah)
Mokuso Meditasi (=menghayati, menenangkan pikiran)
Narande Berbaris
Obi Sabuk; ikat pinggang
Osh Secara umum, mengandung pengertian “Ya, saya mengerti”
Oshinabu Pantang menyerah
Osu “Saya mengerti dan akan mencoba yang sebaik mungkin”
Otoshi Menjatuhkan
Oyo kumité Pertarungan (kumite) menghadapi beberapa lawan
Randori Latihan pertarungan (kumite) bebas
Rei Menunduk; sapaan (tanda dari hormat)
Renmei Perserikatan, asosiasi, anggaran dasar
Ryo Berdua (=keduanya)
Ryu Sekolah, aliran
Sanbon kumite Pertarungan (kumite) tiga serangan
Satori Penjelasan dalam seni bela diri
Seiretsu Rangking (tingkatan) berdasarkan garis
Seiza Meditasi (=menenangkan pikiran) dengan posisi berlutut
Sen Inisiatif
Sensei Guru, ahli
Sensei ni Menghadap guru
Sempai Senior, kakak seperguruan
Shiai Turnamen, kompetisi, kejuaraan
Shihan Orang yang sangat ahli
Shin Semangat
Shitei Hubungan antara guru dengan murid
Shito Pertarungan (kumite) hidup atau mati
Shoto Pergerakan cemara / nama samaran Funakoshi
Shotokan Rumah dari Shoto ; “Laut Rindu”; nama samaran Funakoshi
Sokumen Samping
Sonkei Hormat
Soto Luar
Taisho Pemanasan
Tate Vertikal
Te Tangan
Tokui Kesukaan, pilihan
Tori Penyerang
Wa Harmoni
Waza Teknik
Wazari Setengah poin (nilai setengah)
Yame Berhenti
Yasume Rileks (atau posisi siap)
Yoi Siap
Yakusoku kumité Pengaturan kumite
Zanshin Keseimbangan dan pengontrolan, kesadaran
TEKNIK KARATE :
Age Naik, keatas
Age empi Sikutan keatas
Age te Angkat tangan; tangan keatas
Age tsuki Hantaman (pukulan) naik keatas
Age uke Tangkisan dari bawah ke atas
Ai Pemfokusan/pemusatan
Ashi Kaki
Ashi barai Sapuan kaki
Ashi geri Tendangan kaki depan
Ashi sabaki Pergerakan kaki
Ashikubi Mata kaki
Atama Kepala
Ate Benturan/tangkisan
Awase Dikombinasikan
Awase shuto age uke Dikombinasikan tangkisan pisau tangan
Awase tsuki Pukulan “U”
Choku tsuki Pukulan lurus
Chudan Bagian tengah
Dachi Kuda-kuda (cara berdiri)/posisi
Empi (Hiji) Siku
Empi uchi Tangkisan siku
Empi uke Tangkisan sikut
Engetsu uke Tangkisan kaki melingkar
Ensho Bagian belakang dari tumit sepatu
Fudo dachi Kuda-kuda (cara berdiri/posisi) bertempur
Fumi kiri Tendangan menggunting
Fumikomi Tendangan menempel
Gamae Menarik
Gedan Tingkat rendah, bawah
Gedan barai Penangkisan (pertahanan) dari atas ke bawah
Gedan tsuki (zuki) Pukulan mengarah ke bawah
Gedan uke Tangkisan ke bawah
Geri Tendangan
Geri waza Ilmu pengetahuan tentang teknik kaki
Gyaku Kebalikan / balasan
Gyaku haito uchi Tangkisan balasan berupa pukulan
Gyaku tsuki Pukulan balasan
Hachiji dachi Posisi (kuda-kuda) alamiah
Haishu Belakang tangan
Haishu uke Tangkisan belakang tangan
Haito Punggung tangan
Haito uchi Tangkisan punggung tangan
Haishu uchi Tangkisan tangan belakang
Haiwan Belakang lengan
Haiwan nagashi uke Tangkisan sapuan belakang lengan
Hangetsu dachi Posisi (kuda-kuda) jam gelas – melebar
Heisuko Puncak dari kaki (kaki paling atas)
Heisoku dachi Posisi (kuda-kuda) dalam keadaan formal
Hidari Kiri
Hidari ashi orishiku Lutut kaki kiri
Hikite Kedua tangan ditarik kembali
Hiraken Kepalan sendi engsel bagian depan
Hiraken uchi Sasaran sendi engsel bagian depan
Hiza (Hitsui) Lutut
Hiza age ate Tangkisan lutut keatas
Hiza geri Tangkisan/tendangan lutut
Ippon ken Satu kepalan sendi engsel
Ippon ken tsuki Satu pukulan kepalan sendi engsel (Hangetsu)
Ippon kumite Pertarungan (kumite) satu langkah
Ippon nukite Serangan satu jari tangan
Ippon nukite uchi Tangkisan satu jari
Jiku ashi Pusat putaran kaki
Jiyu dachi Posisi (kuda-kuda) bebas
Jiyu ippon kumite Satu serangan dari posisi pertarungan (kumite) bebas
Jodan Tingkat yang lebih tinggi dari kepala
Juji uke Tangkisan menyilang (x)
Kage uki Tangkisan berkait ke bawah)
Kakiwaki uke Tangkisan langkah pertama
Kage zuki Pukulan berkait
Kai ashi Langkah ke depan
Kaishu Tangan terbuka
Kaiten Perputaran
Kakato Tumit kaki
Kakato geri Tendangan tumit (dari atas dari kekalahan
Karate ni sente nashi Karate bukanlah yang bergerak pertama kali
Karate wa sente nari Karate lah yang bergerak pertama kali
Keage Tendangan ayunan yang melingkar ke depan/ke belakang
Keito uke Tangkisan pergelangan tangan (kepala ayam)
Kekomi Tendangan menekan
Ken Tinju
Kesa geri Tendangan diagonal
Kensei Teknik yang dilaksanakan dengan kiai yang diam
Kiba dachi Posisi (kuda-kuda) menunggang kuda
Kin geri Tendangan selangkang
Kizami tsuki Pukulan pertama dengan tinju (tangan) yang di depan
Koko uchi Tangkisan mulut harimau
Kokutsu dachi Posisi (kuda-kuda) belakang
Kosa Penyeberangan
Kosa dachi Posisi (kuda-kuda) menyeberang
Kosa uke Tangkisan menyilang
Koshi Bola kaki
Koshi kaiten Perputaran pinggul
Koshi sabaki Pergerakan pinggul
Kuatsu Ilmu pengetahuan tentang kebangkitan
Kumade Tangan beruang (teknik tangan)
Kumade uchi Tangkisan cakaran beruang
Kuzushi waza Teknik untuk mematahkan keseimbangan
Mae Depan
Mae empi Serangan menyiku ke depan
Mae empi uchi Tangkisan depan menyiku
Mae geri keage Tendangan tamparan kaki depan
Mae geri kekomi Tendangan menempel (menyodok) kaki depan
Manji uke Tangkisan tinggi/rendah
Mawashi Berputar
Mawashi empi uchi Tangkisan siku memutar
Mawashi geri Tendangan memutar
Mawashi tsuki Pukulan (tinju) memutar
Mawatte Berputar ke belakang (menghadap ke belakang)
Metsuke Melihat
Migi Kanan
Migi ashi orishiku Sikutan lutut kanan
Mika zuki geri Tendangan tambahan
Morote uke Meningkatkan tangkisan
Morote tsuki Pukulan sejajar (paralel)
Moto dachi Posisi (kuda-kuda) asli
Musubi dachi Posisi (kuda-kuda) berdiri formal (kaki membentuk “V”)
Nagashi uke Tangkisan menyapu
Naiwan Belakang lengan
Nakadaka ippon ken Kepalan dengan jari tengah lurus
Name ashi geri Tendangan gelombang yang berputar
Nami ashi Tangkisan kaki kedalam
Naore Kembali ke posisi (kuda-kuda) Shizen-tai
Neko ashi dachi Posisi (kuda-kuda) kucing
Nidan geri Tendangan ganda
Nihon nukite Kepalan dengan dua jari lurus (telunjuk & jari tengah)
Nihon nukite uchi Tangkisan dengan dua jari lurus (telunjuk & jari tengah)
Nihon tsuki Pukulan ganda
Nukite Pukulan dengan jari lurus kecuali ibu jari (tangan terbuka)
Oi tsuki Pukulan menerjang/menghujam
Oi gyaku tsuki Pukulan menerjang kembali
Osae Menekan; memaksa
Osaekomi waza Pegangan
Osae uke Tangkisan memegang
Otoshi empi uchi Tangkisan siku kebawah
Otoshi tsuki Pukulan kebawah
Otoshi uke Tangkisan kebawah
Ren geri Tendangan ganda; kombinasi tendangan
Renoji dachi Posisi (kuda-kuda) L
Ren tsuki Pukulan ganda; kombinasi pukulan
Renzoku waza Keseluruhan ilmu pengetahuan tentang teknik kombinasi
Ryoken Kedua pukulan
Ryowan Kedua lengan
Ryowan uchi uke Tangkisan ganda kedalam
Sai Pisau bercabang dua
Sabaki Gerakan dalam ruang
Sanbon tsuki Pukulan (tinju) tiga kali
Sanchin dachi Posisi (kuda-kuda) jam gelas
San tsuki Tiga pukulan
Sashi ashi Melangkahi
Seiken Kepalan (tinju) bagian depan
Seiryuto uke Tangkisan lembu jantan
Sen no sen Menyerang ketika lawan juga menyerang
Sen sen no sen Menyerang terlebih dahulu sebelum lawan memulai
Shihon nukite uchi Tangkisan tangan tombak
Shiko dachi Bergerak kesamping – mengarahkan posisi kaki
Shime waza Keseluruhan ilmu pengetahuan tentang teknik mencekik
Shintai Pergerakan tubuh
Shizen tai dachi Posisi (kuda-kuda) berdiri biasa; posisi rileks
Sho Lebih sedikit / lebih kecil, kecil, berawal
Shorei Lambat, pergerakan yang kuat, penekanan kekuatan
Shorin Pergerakan yang cepat, penekanan kecepatan
Shuto uchi Tangkisan pisau tangan (dari dalam)
Shuto uke Tangkisan pisau tangan
Sochin dachi Posisi (kuda-kuda) kaki mengangkang
Soete Tangan terbuka
Sokumen awase uke Kombinasi tangkisan samping
Sokuto Tepi luar (pisau) dari kaki
Soto mikazuki geri Tendangan bulan sabit dari samping
Soto shuto uchi Tangkisan pisau tangan samping
Soto ude uke Tangkisan sebelah luar lengan
Sukui Menyodok
Sukui uke Tangkisan menyodok
Sun dome Teknik menghentikan serangan sebelum mengenai sasaran
Suri ashi Gerakan meluncur (dimulai dari kaki depan)
Tai Tubuh; posisi menanti
Tai sabaki Pergeseran tubuh
Taikyoku Penyebab pertama
Tameshiwara Percobaan dengan mematahkan
Tate empi uchi Tangkisan siku keatas
Tate ken Tinju keatas
Tate shuto Pisau tangan keatas
Tate shuto uke Tangkisan pisau tangan keatas
Tate tsuki Pukulan tinju keatas
Te nagashi uke Tangkisan berupan sapuan (elak) tangan
Teiji dachi Posisi (kuda-kuda) T
Teisho Penyembunyian tumit kaki
Teisho uchi Bergerak dengan bola ibu jari
Teisoku Bagian bawah kaki
Tekubi Pergelangan tangan
Tettsui Tangkisan pukulan palu, kepalan bawah
Tettsui uchi Tangkisan kepalan bawah
Te wazza Teknik tangan
Tobi Melompat
Tobi geri Tendangan melompat
Tsugi ashi Teknik meluncur (dimulai dari kaki belakang)
Tsukami Cadangan
Tsukami uke Tangkisan cadangan
Tsuki (Zuki) Pukulan
Tsuki waza Ilmu pengetahuan tentang memukul
Tsumasaki Saran (dari Jari atau Jari Kaki)
Tsuru ashi dachi Posisi (kuda-kuda) menjulur
Uchi Dalam, tangkisan
Uchi majiri Teriakan (perkelahian)
Uchi mikazuki geri Tendangan bulan sabit dari dalam
Uchi shuto uchi Tangkisan pisau tangan dari dalam
Uchi ude uke Tangkisan lengan bawah dari dalam
Uchi waza Ilmu pengetahuan tentang teknik menghembus
Ude Lengan bawah
Uke Tangkisan
Uke waza Ilmu pengetahuan tentang teknik menangkis dan bertahan
Ukemi Jatuh, latihan jatuh
Ura tsuki Pukulan (tinju) tertutup
Uraken Tinju (pukul) kembali
Uraken uchi Tangkisan kembali
Uramawashi geri Tendangan setengah melingkar berbalik
Ushiro Belakang
Ushiro empi Sikutan berputar kebelakang
Ushiro empi uchi Sikutan kembali berputar kebelakang
Ushiro geri Tendangan belakang dengan cara menghujam
Ushiro mawashi geri Tendangan belakang setengah melingkar
Ushiro uramawashi geri Tendangan berputar kebelakang dengan setengah lingkaran
Wan Lengan
Washide uchi Tangkisan patukan elang
Yama tsuki Pukulan (tinju) melebar “U”
Yoko Samping
Yoko empi Sikutan samping
Yoko empi uchi Tangkisan siku samping
Yoko mawashi empi uchi Tangkisan siku samping menyodok
Yoko geri Tendangan samping
Yoko geri keage Tendangan samping menempel
Yoko geri kekomi Tendangan samping menyodok
Yori ashi Peluncuran kaki
Zenkutsu dachi Posisi (kuda-kuda) depan
Zuki (Tsuki) Pukulan (tinju)
KATA :
Bassai Tembus benteng
Chinte Tangan China/Tangan luar biasa
Enpi Walet terbang
Gankaku Menjulur di batu
Gojushiho Empat puluh empat langkah
Hangetsu Pertambahan / setengah bulan
Heian Pikiran yang tentram (tenang)
Ji’in Tanah kuil, atau taman
Jion Nama candi Budha; Penghormatan kepada Budha
Jitte Sepuluh tangan
Kanku Melihat ke langit
Meikyo Cermin yang terang (jernih/bening)
Nijushiho Dua puluh empat langkah
Sochin Posisi (kuda-kuda) tidak bergerak
Tekki Kuda besi, kesatria besi
Unsu Tangan seperti awan
Wankan Mahkota raja
WARNA :
Shiro Putih
Ki Kuning
Midori Hijau
Murasaki Ungu
Cha Coklat
Kuro Hitam
Aka Merah
Ao Biru
PERTANDINGAN :
Aiuchi Bersamaan/serentak
Bunkai Aplikasi KATA dengan partner
Chui Peringatan
Encho Ekstensi
Encho sen Ekstensi dari lamanya waktu pertarungan (dalam pertandingan)
Hajime Mulai
Hansoku Diskualifikasi
Hantei Keputusan
Hikiwake Draw; seri
Ippon Pertama (=satu poin)
Jogai Melewati batas
Keikoku Peringatan keras
Nihon Kedua (=dua poin)
Otaigai ni Saling berhadapan satu sama lain
Rei Hormat
Sai Shiai Ekstensi dari lamanya waktu pertandingan tambahan (10 menit)
Sanbon Ketiga (=tiga poin)
Sanbon shobu Pertarungan (kumite) tiga poin (nilai)
Sanbon shobu hajime Pertarungan (kumite) tiga poin (nilai) dimulai
Shiai jo Area pertandingan (ukuran = 8-10 meter bujursangkar)
Shobu Kompetisi
Shomen Ni Menghadap ke depan
Shushin Wasit
Tokui Kesukaan, pilihan
Wazari Setengah poin (nilai setengah)
NOMOR :
Ichi 1
Ni 2
San 3
Shi 4
Go 5
Roku 6
Sichi 7
Hachi 8
Ku 9
Jyu 10
Jyu Ichi 11
Ni Jyu 20
Hyaku 100
26
KATA ALIRAN SHOTOKAN
1. HEIAN SHODAN
Heian berarti “Pikiran Penuh
Kedamaian”. Kata ini adalah kata pertama dari lima Kata tingkat dasar, yang
diciptakan oleh Yasutsune Itosu (salah satu guru Gichin Funakoshi). Meskipun
tidak diketahui bagaimana Kata Heian ini diciptakan, tetapi banyak yang berpendapat
bahwa Heian merupakan bagian dari Kata yang lebih tinggi tingkatannya yaitu
Kata Kanku-Dai. Itosu menciptakan Kata Heian untuk memperkenalkan Karate
kedalam kurikulum sekolah untuk menghilangkan kesan tehnik yang berbahaya yang
terdapat pada kata lanjutan. Heian Kata merupakan Kata Shorin, yang
memperlihatkan kekuatan dan fleksibelitas gerakan.
Hal
Penting :
Sikap kedepan dan Pukulan gerak maju. Memiliki 21 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.
Sikap kedepan dan Pukulan gerak maju. Memiliki 21 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.
2. HEIAN
NIDAN
Heian Nidan berarti seri Heian yang
kedua. Aslinya Kata ini merupakan Kata yang pertama, tetapi Gichin Funakoshi
merubahnya, karena Kata ini lebih sulit untuk dipelajari maupun mengajarinya.
Kata ini berhubungan dengan Kata Bassai-Dai.
Hal
Penting :
Sikap balik kebelakang,tendangan menyamping,membalikan posisi pinggang/pinggul dan kombinasi tehnik. Memiliki 26 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.
Sikap balik kebelakang,tendangan menyamping,membalikan posisi pinggang/pinggul dan kombinasi tehnik. Memiliki 26 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.
3. HEIAN
SANDAN
Heian Sandan berarti Heian yang
ketiga dari seri Kata Heian. Kata ini berhubungan dengan Kata Jitte.
Hal
Penting :
Sikap kesamping dan tangkisan atas (atas bahu/kepala). Memilki 20 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.
Sikap kesamping dan tangkisan atas (atas bahu/kepala). Memilki 20 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.
4. HEIAN
YONDAN
Heian Yondan berarti Heian keempat
dari seri Kata Heian. Kata ini berhubungan dengan Kata Kanku-Dai.
Hal
Penting :
Pengembangan/kontraksi, tangkisan dan tehnik penyelesaian. Memiliki 27 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
Pengembangan/kontraksi, tangkisan dan tehnik penyelesaian. Memiliki 27 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
5. HEIAN
GODAN
Heian Godan berarti Kata Heian
kelima dari Seri Kata Heian. Kata ini berhubungan dengan Kata Gankaku.
Hal
Penting :
Fleksibilitas dan Keseimbangan. Memiliki 23 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
Fleksibilitas dan Keseimbangan. Memiliki 23 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
KATA TEKKI
6. TEKKI SHODAN
6. TEKKI SHODAN
Tekki berarti kuda besi atau posisi
berkuda. Tekki Shodan adalah Kata Tekki pertama dalam seri Kata Tekki. Kata
Tekki adalah Kata Shorei, menggambarkan kekuatan, tehnik yang penuh tenaga.
Kata Tekki diciptakan dan direvisi oleh Yasutsune Itosu. Gichin Funakoshi
menghabiskan waktu tiga tahun untuk belajar dan menguasai masing-masing Kata
Tekki ini (pada waktu itu, setiap murid menghabiskan beberapa tahun untuk
mempelajari Kata). Tekki Shodan mempunyai nama asli Naihanchi dan diperkenalkan
oleh Yasutsune Itosu, Tekki Nidan dan Sandan diciptakan oleh Yasutsune Itosu.
Belum ada penjelasan yang memadai kenapa Tekki memiliki perlintasan gerakan
satu garis, meskipun kadang terpikir dilakukan dengan baju besi dan/atau diatas
punggung kuda (hal ini tidak bisa diaplikasikan secara teknis). Makna dari Kata
ini dapat juga pertahanan dengan latar belakang dinding/tembok atau diatas
perahu.
Hal
Penting :
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul, dan sikap kesamping. Memiliki 29 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul, dan sikap kesamping. Memiliki 29 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
7. TEKKI
NIDAN
Tekki Nidan berarti Kata kedua dari
seri Kata Tekki. Tekki Nidan dan Tekki Sandan dipelajari untuk pertama kali
pada level sabuk Coklat, tetapi tidak dipelajari secara intensif hingga tingkat
sabuk Hitam.
Hal
Penting :
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul dan sikap kesamping. Memiliki 24 gerakan , dengan waktu aplikasi 50 detik.
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul dan sikap kesamping. Memiliki 24 gerakan , dengan waktu aplikasi 50 detik.
8. TEKKI
SANDAN
Tekki Sandan berarti Kata Tekki yang
ketiga dari seri Kata Tekki.
Hal
Penting
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul dan sikap kesamping. Memiliki 36 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul dan sikap kesamping. Memiliki 36 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.
KATA
LANJUTAN
9. BASSAI-DAI
9. BASSAI-DAI
Bassai-Dai berarti menghancurkan
pertahanan musuh dengan kecerdikan dan menemukan kelemahan lawan (kebanyakan mengartikan
“Gempuran Yang Sangat Kuat”). Kata ini dipelajari pada tingkat Kyu 3 hingga
tingkat Shodan (Dan I). Aslinya disebut Passai, Kata ini pertama kali
diperlihatkan di Tomari dan Shuri. Bassai-Dai adalah Kata Shorin.
Hal
Penting :
Rotasi Pinggul, kekuatan penuh, semangat yang kuat dan luapan tenaga, ketidak-untungan harus menjadi keuntungan. Memiliki 42 gerakan, dengan waktu aplikasi 60 detik.
Rotasi Pinggul, kekuatan penuh, semangat yang kuat dan luapan tenaga, ketidak-untungan harus menjadi keuntungan. Memiliki 42 gerakan, dengan waktu aplikasi 60 detik.
10.
BASSAI-SHO
Bassai-Sho berarti lebih rendah dari
Bassai-Dai. Kata Shorin ini diciptakan oleh Yasutsune Itosu. Kata ini lembut,
tetapi penuh tenaga walaupun tidak seperti Bassai-Dai.
Hal
Penting :
Tangkisan yang sangat kuat dan serangan balik yang sangat tajam. Memiliki 27 gerakan.
Tangkisan yang sangat kuat dan serangan balik yang sangat tajam. Memiliki 27 gerakan.
11.
KANKU-DAI
Kanku-Dai berarti melihat dunia atau
langit (dari gerakan pertama). Kata Dai menunjukkan bahwa Kata ini merupakan
Kata Kanku terhebat. Kanku-Dai bernama asli Kushanku, nama seorang ahli bela
diri Cina yang datang ke Okinawa pada abad ke-18. Kata ini merupakan Kata
favorit dari Gichin Funakoshi dan Kata ini yang beliau pilih untuk di
demonstrasikan diluar Okinawa. Gichin Funakoshi yakin bahwa Kanku-Dai memiliki
semua element dasar dari Karate Shotokan. Kata ini juga merupakan favorit
Sensei Okazaki yang mendemonstrasikan kata ini di buku The Best Karate. Kata
ini juga menjadi bahan ujian sebagai Kata kedua dalam Ujian Nidan (Dan II).
Hal
Penting :
Tehnik yang cepat dan lamban, penuh tenaga dan lembut, pemekaran dan penciutan, dan lompatan dan membungkuk. Kata ini digunakan jika benar-benar terkepung oleh musuh. Keadaan/situasi juga merupakan hal penting, karena panjangnya Kata. Memiliki 65 gerakan dengan waktu aplikasi 90 detik.
Tehnik yang cepat dan lamban, penuh tenaga dan lembut, pemekaran dan penciutan, dan lompatan dan membungkuk. Kata ini digunakan jika benar-benar terkepung oleh musuh. Keadaan/situasi juga merupakan hal penting, karena panjangnya Kata. Memiliki 65 gerakan dengan waktu aplikasi 90 detik.
12.
KANKU-SHO
Kanku-Sho berarti Kata terendah
didalam Kata Kanku. Kata Shorin ini merupakan perpaduan antara Heian Yondan dan
Kanku-Dai.
Hal
Penting :
Penggunaan tenaga dengan benar, kecepatan dan pemekaran/penciutan dari otot. Memiliki 47 gerakan.
Penggunaan tenaga dengan benar, kecepatan dan pemekaran/penciutan dari otot. Memiliki 47 gerakan.
13. JITTE
Jitte (kadang dibaca Jutte) berarti
tangan sepuluh atau keajaiban sepuluh. Kata Shorei ini berasal dari Tomari.
Kata ini mungkin diperagakan dengan tongkat di tangan. Nama Kata ini tidak
mengalami perubahan (hanya Jitte dan Gion yang tidak mengalami perubahan).
Hal
Penting :
Rotasi pinggul, dan tangkisan dengan tongkat. Memiliki 24 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
Rotasi pinggul, dan tangkisan dengan tongkat. Memiliki 24 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
14.
HANGETSU
Hangetsu berarti Bulan
Separuh/Setengah Bulan (berarti juga nama sikap utama dalam Kata). Kata ini
adalah asli Cina dan nama aslinya adalah Seisan atau Seishan. Kata ini
diperagakan pertama kali di Tomari. Kata ini adalah Kata Shorei.
Hal
Penting :
Pemekaran/penciutan, putaran lengan dan pergerakan kaki serta pernapasan. Memiliki 41 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
Pemekaran/penciutan, putaran lengan dan pergerakan kaki serta pernapasan. Memiliki 41 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
15. EMPI
Empi (kadang disebut Enpi) berarti
Burung Wallet Terbang. Kata Shorin ini dipelajari teutama di Tomari (hingga
Restorasi Meiji, disebarkan ke Shuri dan Naha). Kata ini sebelumnya dikenal
dengan nama Wansu atau Wanshu (Setelah seorang ahli beladiri Cina datang ke
Okinawa ). Nama Kata ini diganti oleh Gichin Funakoshi. Yasutsune Itosu membuat
perbaikan yang sangat berarti dari gerakan Kata yang asli.
Hal
Penting :
Tinggi rendah posisi badan, gerakan yang cepat (kecepatan). Memiliki 37 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
Tinggi rendah posisi badan, gerakan yang cepat (kecepatan). Memiliki 37 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
16.
GANKAKU
Gankanku berarti “Burung Bangau
Diatas Karang” (nama ini diambil dari salah satu posisi dalam Kata ini – ada
posisi dimana seperti burung bangau dengan satu kaki, sebagai serangan dalam
mempertahankan diri). Ini merupakan Kata yang sudah sangat tua, aslinya bernama
Chinto, kemudian namanya diubah oleh Gichin Funakoshi. Kata ini disempurnakan
oleh Yasutsune Itosu. Gankaku merupakan Kata Shorin (walaupun kadang dikatakan
sebagai Kata Shorei).
Hal
Penting :
Keseimbangan dan tendangan kesamping. Memiliki 42 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
Keseimbangan dan tendangan kesamping. Memiliki 42 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
17. GION
Arti dari Gion (Kadang dibaca Jion)
belum ditemukan. Ini merupakan Kata Shorei yang diberi nama setelah rahib Cina
datang ke Okinawa. Gion juga merupakan nama pura di Jepang dan Cina. Dan Gion
dikenal sebagai nama rahib Budha Suci. Nama Kata ini tidak mengalami perubahan.
Gion dipelajari di Tomari. Versi lain dari Kata Gion ini juga dipelajari aliran
Karate Wado-Ryu. Didalam mengambil nama dari rahib Budha Suci, Gion berkonotasi
ketenangan, penuh kebanggaan, dan penuh kekuatan dalam mempelajarinya. Kata ini
didemonstrasikan oleh Sensei Tanaka dalam buku The Best Karate.
Hal
Penting :
Ketenangan, gerakan penuh tenaga, dengan semangat bertarung yang hebat. Memiliki 47 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
Ketenangan, gerakan penuh tenaga, dengan semangat bertarung yang hebat. Memiliki 47 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.
18. CHINTE
Chinte berarti “Tangan Ajaib”. Kata
ini merupakan Kata Shorin yang terdiri dari beberapa tehnik Cina yang tidak
ditemukan dalam Karate Shotokan. Gichin Finakoshi mengganti namanya menjadi
Shoin, tetapi kemudian kembali lagi kenama yang dahulu. Sangat sulit untuk
menguasai pengunaan tenaga yang benar pada Kata ini.
Hal
penting :
Memiliki 33 gerakan.
Memiliki 33 gerakan.
19. UNSU
Unsu berarti “Tangan Bagaikan Awan”.
Kata ini merupakan Kata Shorin tanpa diketahui asalnya. Tangan dengan arti
tehnik tangan menyapu lawan seperti awan terbelah pisau dilangit. Masatoshi
Nakayama mengingatkan bahwa Kata Unsu terlihat bagaikan “Burung gagak yang
menakutkan mencoba menari “, jika Kata Heian, Kanku-Dai, Empi dan Gion
sebelumnya telah dikuasai.
Hal
Penting :
Lompatan Tinggi dan rendah, tenik menendang, berpura-pura dan menggunakan beberapa bagian tubuh sebagai senjata. Memiliki 48 gerakan.
Lompatan Tinggi dan rendah, tenik menendang, berpura-pura dan menggunakan beberapa bagian tubuh sebagai senjata. Memiliki 48 gerakan.
20. SOCHIN
Sochin berarti perasaan/keadaan
tenang ditengah orang (dan nama ini diambil dari posisi utama didalam Kata
ini). Kata Sochin merupakan Kata Shorei, dimodifikasi oleh Yoshitaka Funakoshi
(anak dari Gichin Funakoshi).
Hal
Penting :
Lamban, gerakan penuh tenaga dan sikap sochin ( juga disebut sikap fudo-dachi ). Memilki 40 gerakan.
Lamban, gerakan penuh tenaga dan sikap sochin ( juga disebut sikap fudo-dachi ). Memilki 40 gerakan.
21.
NIJUSHIHO
Nijushiho berarti 24 (dua puluh
empat) langkah (sekarang memiliki 30 gerakan, tetapi aslinya adalah 24 gerakan
kaki). Makna dari Kata ini adalah sebuah gambaran alami aliran air atau ombak
(kadang gerakannya lamban dengan segala keagungan, kadang kuat dan cepat). Kata
ini merupakan Kata Shorin (meskipun ada yang mengklaim sebagai Kata Shorei).
Kata ini adalah Kata favorit instruktur Frank Woon-A-Tai. Pada tahun1934 Guru
Gichin Funakoshi memerintahkan Masatoshi Nakayama untuk mempelajari Kata ini
dari Guru Shito-Ryu, Kenwa Mabuni. Kata ini secara bertahap disesuaikan dengan
tehnik Shotokan.
Hal
Penting :
Penggabungan total dari bermacam kekuatan dan kecepatan (Masatoshi Nakayama mengingatkan bahwa kata ini dapat menyerupai sebuah “Tarian” tanpa kepandaian yang sempurna untuk melakukannya).
Penggabungan total dari bermacam kekuatan dan kecepatan (Masatoshi Nakayama mengingatkan bahwa kata ini dapat menyerupai sebuah “Tarian” tanpa kepandaian yang sempurna untuk melakukannya).
22.
GOJUSHIHO-DAI
Gojushiho-Dai berarti 54 (lima puluh
empat) langkah (sekarang 62 gerakan). Kata Shorin ini terinspirasi dari seekor
burung yang menyerang musuh dengan ketajaman paruhnya. Nama lamanya adalah
Useshi. Kata ini asli dari Cina dan dipelajari di Cina hingga abad ke-20.
Masatoshi Nakayama juga mempelajari Kata Gojushiho ketika dia belajar Nijushiho
dengan Mabuni.
Hal
Penting :
Dengan segala kelembutan dan tehnik aliran.
Dengan segala kelembutan dan tehnik aliran.
23.
GOJUSHIHO-SHO
Gojushiho-Sho berarti kata terendah
di Kata Gojushiho. Kata ini merupakan Kata Shorin yang terinpirasi dari seekor
burung yang menyerang musuh dengan ketajaman paruh, sayap dan cakarnya. Kemampuan
tehnik tingkat tinggi sangat dibutuhkan untuk memainkan atau mengerti Kata ini.
Hal
Penting
Satu hal penting dalam Kata ini adalah tehnik tangan pedang. Memiliki 65 gerakan yang mudah dikacaukan dengan gerakan Gojushiho-Dai.
Satu hal penting dalam Kata ini adalah tehnik tangan pedang. Memiliki 65 gerakan yang mudah dikacaukan dengan gerakan Gojushiho-Dai.
24. MEIKYO
Meikyo berarti cermin membersihkan
cermin (kembali mengasah tehnik Karate dengan latihan yang berulang untuk
mendapatkan sebuah pengertian yang jernih tentang tehnik dan karakter Karate).
Kata Shorei ini memiliki pengusaan tehnik dalam Kata Heian dengan bentuk Kata
yang lebih lunak dan tenang. Nama asli Kata ini adalah Rohai. Kata ini
merupakan Kata favorit Sensei Masatoshi Nakayama. Menurut cerita asli, Kata ini
diambil dari sebuah tarian untuk meminta Tuhan memunculkan Dewa Matahari
(Amaterasu) dari goa dimana dia bersembunyi.
Hal
Penting
Memiliki 32 gerakan.
Memiliki 32 gerakan.
25. WANKAN
Wankan berarti “Mahkota Raja”. Kata
Shorin ini tidak dijelaskan dalam buku The Best Karate. Wankan adalah Kata
terpendek dari semua Kata aliran shotokan. Kata ini aslinya dipelajari di
Tomari, terdiri dari gerakan lembut dan ringan dari apa yang sekarang kita
lihat dalam kata aliran Shotokan.
26. JI’IN
Ji’in diciptakan sebagai sebuah
penghormatan terhadap kematian dan ketenangan/ penuh kekuatan dari Gion. Nama
aslinya tidak diketahui dan namanya mungkin diambil dari sumber yang sama
dengan Gion. Pembahasan tentang ini belum selesai dalam buku The Best Karate.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar